RSS

Hadiah untuk Fira

31 Jan
Hadiah untuk Fira

Karya: Fathimah NJL 6-C

 “Minggu depan, Fira ulang tahun yang ke-6. Kasih hadiah apa ya?” kata Vera. Vera membuka majalah yang baru diantarkan pagi ini. Vera memang berlangganan sebuah majalah bernama, “Impian kita”. Dibolak-balikkan majalahnya itu. Ketika sedang membuka daftar isi, mata Vera tertuju pada sebuah judul menarik yang ada di bagian bawah kertas.

“Sapu yang bisa menyapu, menarik sekali!” pikirnya. Dibukanya halaman 12 yang berisi tentang tulisan menarik itu. Ia membaca sambil berkali-kali merasa kagum.

“Wow, mengagumkan sekali! Seorang wanita berumur 30 tahun berhasil membuat sebuah sapu yang dapat menyapu dengan sendirinya. Keren!” ucap Vera. “Aku bisa tidak ya, membuat suatu penemuan seperti itu?” gumamnya. Vera berfikir bahwa ia pasti bisa. Ia membayangkan betapa mengasyikkan membuat suatu penemuan.

“Oh iya, aku kasih hadiah Fira dari hasil penemuanku nanti, ah! Fira pasti senang.” kata Vera gembira. “Tapi buat apa ya?” katanya lagi. Ia kembali membolak-balikkan halaman-halaman majalahnya. Kini hasilnya nihil. Tidak ada satupun tulisan yang menarik bagi Vera.

“Fira kan suka lelah bila berjalan kaki, kubuatkan remote control untuk sepatu rodanya saja. Lagi pula, sepatu rodanya juga jarang digunakan. Roda sepatunya kan berbentuk 2×2. He … he…” ucap Vera dengan girang. “Berarti, aku membutuhkan roda untuk berbelok, antena, dan aku bisa bongkar pasang remote mobil controlku untuk remotenya. Sip deh!”

Vera melirik ke lemari mainannya. Ia melangkah manuju benda kubus itu dan melihat isinya. Ternyata ‘sesuatu’ yang dicarinya tidak ditemukan. Tiba-tiba,

“Tok! Tok! Tok!” terdengar suara pintu diketuk. “Vera, makan!” itu suara yang terdengar oleh Vera. Suara kak Reva.

“Ia, kak!” jawab Vera. Vera keluar menjumpai kakaknya yang mulai berjalan meninggalkan kamar adiknya. Di ruang makan, sudah menunggu di sana Ayah, Bunda, dan Fira. Begitu melihat Fira, Vera teringat rencana hadiah remote control sepatu roda untuk Fira. Ia terus menatap Fira sambil tersenyum. Adik kecilnya hanya tertawa ketika merasa diperhatikan oleh kakaknya. Ia begitu manis, mungil dan lucu.

Selesai makan, Vera tidak kembali ke kamarnya. Melainkan pergi ke gudang melalui garasi. Vera akan mencari-cari, siapa tahu, ada barang yang bisa digunakan.

“Seharusnya, remote mobil control ku ada di sini.” Katanya sambil mengeluarkan satu persatu barang-barang bekasnya. Tapi, ia malah menemukan pesawat-pesawatan masa kecilnya. Dulu, pesawat itu dapat berputar-putar. Sambil melempar-lempar pesawat itu, ia berpikir. Tiba-tiba, matanya tertuju pada sebuah benda berbantuk lingkaran di bagian bawah pesawat-pesawatannya itu.

“Hei! Ini bisa menjadi roda untuk berbelok sepatu rodanya Fira. Alhamdulillah.” Ucap Vera senang. Vera kambali melirik-lirik. Ia melihat di dalam kereta dorong bayi milik Fira, ada ‘sesuatu’ yang membuat hatinya kembali gembira. Ia melihat sebuah mobil remote control dan remotenya terselip di bawah bantal.

“Alhamdulillah ketemu. Wah, ada antenanya juga. Berarti aku tinggal mencari alat-alatnya.” Kata Vera sambil berjalan menuju kamarnya. Di tangga, Vera bertemu dengan Fira. Fira bingung melihat Vera barjalan membawa barang-barang bekas.

“Untuk apa itu, kak?” tanya Fira. Vera hanya menggerakkan kedua alisnya sambil pergi meninggalkan Fira yang kebingungan. Vera hampir saja tertawa. Setelah masuk ke kamar, Vera berpikir, aku tidak bisa membuatnya. Sekarang, Vera merasa bingung. Akhirnya, Vera memutuskan untuk mengganti roda sepatu Fira dengan roda mobil mainannya. Vera tidak bisa mengutak-atik barang-barang elektronik. Sehingga, Vera hanya mengganti bagian luar dari benda elektronik tersebut.

“Ini sih, bukan suatu penemuan baru.” kata Vera sedikit kecewa. “Tapi, tidak apa-apa deh, yang penting Fira senang.” katanya lagi. Vera segera mengambil kardus sepatu bekas dan menyimpan sepatu roda Fira yang sudah dimodifikasi ke dalamnya. Kemudian, ia membalut kardus itu dengan kertas kado. Kemudian ia beri tulisan, ‘I Love My Little Sister’.

“Semoga Fira senang.” ucapnya.

Saat hari yang dinantikan tiba, …

“Selamat ulang tahun, Fira!” kata Ayah, Bunda, Kak Reva dan Vera serempak. Fira tersenyum memperlihatkan barisan gigi-gigi mungilnya.

“Ini untuk anak Ayah yang sudah mau masuk SD.” Kata Ayah memberikan sebuah bungkusan besar.

“Ini untuk Fira.” kata Kak Reva memberikan sebuah kotak. Vera juga ikut memberikan hadiah darinya.

“Semoga Fira suka, ya!” kata Vera.

“Dan ini untuk anak Bunda yang akan menjadi seorang gadis kecil yang baik.” kata Bunda memberikan sebuah kotak berukuran kecil.

“Terima kasih ya, semua. Fira sayang semua!” kata Fira dengan senang. Fira membuka satu persatu hadiah yang didapatkannya. Ia membuka bungkusan bear dari Ayah. Ternyata, isinya sebuah tas sekolah. Fira terlihat senang sekali. Kemudian, ia membuka kotak yang diberikan oleh Kak Reva. Saat dibuka, isinya adalah satu set alat melukis. Fira menjerit senang. Ia membuka kotak kecil dari Bunda. Fira melihat seuntai kalung dengan bandul huruf ‘F’. sama seperti milik Kak Reva dan Vera. Hanya saja, Kaka Refa ‘R’, Vera ‘V’. Dan yang terakhir, Fira membuka bungkusan dari Vera. Ketika dibuka, Fira bingung,

“Inikan sepatu rodaku, kan.” Katanya.

“Memang.” Jawab Vera. Fira mengeluarkan sepatu itu dan melihat sebuah remote control. “Apa ini, kak?” tanyanya.

“Coba Fira pakai sepatunya.” usul Vera. Dengan bingung, Fira memakai sepatu rodanya. “Jaga keseimbangan, ya! Ini remote untuk mengendalikan rodanya. Coba jalan!” kata Vera. Ayah, Bunda, dan Kak Reva memandang Fira.

“Oke.” Fira mulai berjalan berlahan-lahan dengan kendali remote control. Ia terlihat senang sekali.

“Ini mengasyikkan, kak! Terima kasih, ya!” kata Fira setengah menjerit kegirangan.

-SELESAI-

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 31 Januari 2012 in Seri Vera

 

Komentar, yuk!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: